Wow..ga kerasa..Udah 2 tahun lebih saya di ITB..
Beda sama masa2 di SMA, dimana tahun kedua sudah diisi berbagai kegiatan lomba, pelatihan/pembinaan, seminar, dll. Saat itu,hujan rintik2 waktu bener2 bisa dimanfaatkan dgn baiklah.
Kangen masa2 itu
(
Masa LPKSS
Saat LPKSS (lomba prestasi dan kreativitas siswa SMA), ketemu :
Risa Astari (IF06), Surani(TI06), Wulan(FK UNLAM06), Maliya, Rahma (FK UNAND06), Fitri (EL UNAND06), Miss Bobok (aku kangennnnnn), Friska, Arum (kangen jugaaa), Anisa, Elvira (ITB06), Elvira yg wakil Jakarta, Fen Sun Ni (eh,bener ga ya?), Niken, Hana, Tata, Dina (kangen bangett), Taufiq Hilal(EL06), Ronny(EL07), Teddy (FTTM07), Haekal, Furqon, Gerald, Adjie (Pak presiden LPKSS), Adli, Chrisando. Arghhh, lupa
( Maaf ya teman2. Hiks..
Sekedar pemberitahuan, LPKSS tuh gantinya lomba siswa teladan. Jadi, sepasang siswa dan siswi dari masing2 provinsi dikirim untuk berlomba di tingkat nasional. Nah, pasangan saya siapa hayo? Hehehe… Ga jauh2, siswa yang dari Sumatera Barat itu sekarang kuliahnya di Elektro ITB juga (dunia sempit emg), namanya Ronny Setiawan (sebut nama, bayar lho,ron). Oia, karantinanya di depan PP IPTEK Taman Mini Indonesia Indah, di Museum Energi apaaa gitu.
Sebelum check in, kirain peserta lombanya bakal kaya di olimpiade, kacamata+buku tebal. Ternyata oh ternyata, rata2 pesertanya pada cacat mental (FYI, saya termasuk yg pendiam
))
Yah begitulah, LPKSS pun dimulai dengan segala bentuk kecacatan pesertanya. Banyak kejadian aneh tapi seru. Mulai dari Romansa LPKSS (selaluuu…) yg melibatkan oknum S dan H dgn backsound lagu Tangga yang Terbaik Untukmu dinyanyikan live by S sambil nangis kek di film2 India, sampai pada peristiwa susahnya-nahan-kantuk-di-lobby-gedung-DPR-MPR-sambil-denger-Presiden-cuap2. Tercatat 60% para ’siswa teladan’ tertidur sepanjang pidato kenegaraan. Sisanya?? Ngobrol+foto2+bolak-balik ngambil kopi
Pernah juga (kalo yang ini ulah saya), saya, Risa dan Rahma lagi beli souvenier di Dufan. Balik2 ke bus, semua org udh nungguin kita (ternyata, kita ber3 ngaret 10menit dr waktu janjian!) dan alhasil Depdiknas musti bayar charge biaya bus sampe 250ribuan (jumlah yg lumayan saat itu). Maaf ya,teman2…
Trus, inget pas kita adu heboh sama ank2 LPKIR (Lomba Penulisan Karya Ilmiah Remaja). Yang paling heboh? Kita lah! Ga percuma isinya orang2 cacat mental semua. Ada juga pas pidato bahasa inggris, pas psiko-test, pas naik sky-lift, pas keliling TMII tiap sore (ampe hafal detail TMMII).
Sampe pada hari terakhir acara, sedih juga ga menang (ngarepp). Tapi, gapapalah, hari itu juga saya dpt berita gembira kalo saya lulus ke OSN V (wowww..Subhanallah
)
Acara ditutup dengan pamer baju adat masing2 dan tentunya…acara tangis2an 
The best part, teteup, acara pembagian uang transport
)
Memang cuma 9 hari bersama, tapi itu udh lebih cukup buat bikin kenangan indah yang ga bisa dilupain sampai tua nanti. Miss you all (halah). Pada dmn sih sekarang?
-barusan ym-an sama ank IMO
-
-di tengah kebingungan menghadapi UTS Sisken dan Elka-